JKT48 Base Camp
Selamat Datang ada baiknya anda Login terlebih dahulu untuk bergabung dengan kami dan bisa menggunakan fasilitas di Forum ini dengan para Fans lainnya.

Sebaiknya baca dulu Cara Menggunakan Forum dan Manfaatnya klik libk ini http://jkt48base.forum6.info/t10-cara-menggunakan-forum
JKT48 Base Camp

Ini adalah Forum Base Campnya para Fans JKT48, tempat berbagi ilmu seputar JKT48 dan juga tempat share sesama fans untuk lebih mengenal Idolnya.

Latest topics
» Ayo Ramaikan Forum JKT48base Dengan Tampilan baru lihat infonya
Mon Jun 17, 2013 10:54 pm by pheermun

» JKT48 SENBATSU EVENT
Mon Jun 10, 2013 10:17 pm by ariefdwiry

» Hastag Ultah Member JKT48
Thu May 23, 2013 4:03 pm by ariefdwiry

» Pendapat Akicha tentang JKT48
Sun May 12, 2013 4:48 pm by ariefdwiry

» Rekomendasi Film/Dorama/Anime 48family
Sat May 11, 2013 1:47 am by ariefdwiry

» Jikoshoukai JKT48 (generasi 1)
Thu May 09, 2013 7:47 pm by Admin

» Jikoshoukai JKT48 (generasi 2)
Thu May 09, 2013 7:39 pm by Admin

» Nama Fans Member JKT 48 ( 1st Generation )
Sun Apr 28, 2013 8:50 pm by Aji P

» Foto dari Google + Cindy gulla
Fri Apr 26, 2013 10:56 pm by ariefdwiry

Login

Lupa password?



User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 29 pada Mon Apr 22, 2013 5:22 pm

You are not connected. Please login or register

cuma Fanfict =))

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

1 cuma Fanfict =)) on Tue Apr 23, 2013 9:52 am

ariefdwiry


Trainee Fans
Trainee Fans
Beda tapi Sama

Matahari makin menampakan wajahnya, dan panasnya siang itu pun memaksa 3 sekawan mampir di tempat tongkrongannya yang diteduhi oleh pohon-pohon yang rindang. Mereka adalah Aku (Arif), Helmi, dan Ramdhan, 3 sekawan yang selalu bersama-sama untuk melawan dunia (ciee bahasa nya Very Happy).

Suatu hari ditempat nongkrong mereka membicarakan sesuatu.

“Hey dan, tadi malem nonton M.U ga ?” tanyaku.
“Nonton dong ! kita kan United sejati haha.” balas Ramdhan.
“Aku juga nonton, coba kalau Chelsea yang disiarin pasti aku ga bakalan nonton M.U .” sambung Helmi.
“Makanya dukung M.U dong hahaha.” kataku dan Ramdhan berbarengan.
“Ah, kalau soal bola kan punya tim favorit masing – masing, bebas dong kalau aku dukung chelsea.” balas Helmi dengan muka yang agak cemberut.
“hahaha yang penting ga jadi pendukung musiman, kaya tetangga.” kata Ramdhan, sambil menyindir teman sekelas yang tidak ada di tempat nongkrong.

Karena keasyikan ngobrol, tak terasa waktu sudah menunjukan jam setengah 3 sore.

“Aku pulang duluan yah ! besok biasa tungguin aku di gerbang sekolah jam setengah 7, Oke? ” Ucapku kepada 2 temanku.
“Oke siap bray haha.” jawab Helmi dan Ramdhan berbarengan.

Aku pun segera menaiki sepeda ku dan sekuat tenaga kukayuh pedalnya menuju kerumah, Supaya dirumah ga di omelin sama si mamah. Baru setengah jalan menuju rumah,tepatnya di dekat taman komplek, pandangan ku teralihkan oleh seorang gadis cantik yang terlihat kebingungan. Dan aku pun dengan ragu – ragu mendekatinya.

“Eh... itu.. kamu kenapa ? kesasar ya ?” tanyaku dengan wajah yang grogi.
“iya nih, aku tadi jalan – jalan di taman, terus lupa jalan pulang, soalnya aku baru pindah ke komplek ini” jawabnya sambil membalikan wajah cantiknya kearahku.
“Gila ! nih cewek cantik nya cetar membahana badai tornado banget kalau liat dari deket“ ucapku dalam hati.
“Ohh, emang rumah kamu blok apa ?” tanyaku lagi.
“emm, di blok AD no 48” jawabnya sambil mengingat lagi alamat rumah nya.
“Ohh, kalo blok AD sih deket sama rumah aku tuh, aku di blok AF, mau aku anterin ga nih ? ehh sebelumnya kenalan dulu dong, nama kamu siapa?” tanyaku.
“Ohh iya aku lupa belum kenalan hehe, namaku Beby Chaesara Anadila panggil aja aku Beby , kalo nama kamu siapa ? ” Ucapnya.
“Nama aku Arif” jawabku singkat.
“Salam kenal ya Arif hehe” sambung Beby.
“Ya udah atuh, ayo cepet naik” kataku sambil menyuruh nya naik ke bagian belakang sepeda ku.

Aku pun mengayuh sepeda ku ke rumahnya Beby, sesampai nya disana, ia pun mengucapkan terimakasih kepadaku dan masuk kedalam rumahnya. Tanpa lupakan tujuan awal, aku pun memutar sepeda ku dan mengayuh pedalnya sampai ke rumah. Sampai di rumah, langsung terdengar serangan Air Force *ehh , omelan si mamah mendarat tepat di telingaku -__-

“Rif, kenapa pulang kerumah sampai sore gini ?” omel mamah.
“iya mah maaf, tadi ban nya bocor dijalan” Alasan ku.
“aduh banyak alasan ah kamu mah, ya udah sholat ashar dulu sana ! udah kesorean nih” kata mamah.
“Oke siap bos !” jawabku.

Aku pun segera melaksanakan perintah si mamah. Beres sholat, aku pun membuka laptopku dan menyetel lagu – lagu untuk menghilangkan rasa jenuh sambil mengingat kembali wajah cantik Beby. Esok harinya aku pun berangkat sekolah agak pagi sekitar jam 6 an, berniat ingin nongkrong dulu sebelum masuk sekolah di tempat biasa, ternyata disana sudah ada Helmi dan Ramdhan.

“hello brader hehe” sapaku kepada dua kawanku.
“wuih.. tumben kamu datang nyubuh gini, biasanya juga telat haha” balas Ramdhan.
“Biasanya kalo si Arif datang nyubuh gini pasti ada yang mau diceritain nih hehe” sambung Helmi.
“Bener tuh mi , tau aja ah ente” jawabku.
“Emang ada kabar apa sampe datang jam segini” Tanya Ramdhan lagi.
“Kemarin aku kenalan sama cewek cantik banget loh bray, beeuhhh … juara lah pokoknya mah” jelas ku kepada Ramdhan dan Helmi.
“ih kirain ada berita apaan, emang ketemu dimana sama tuh cewek ?” Tanya Helmi.
“ketemu nya di depan komplek rumahku mi, ceritanya gini mi, dia kan jalan – jalan ke taman komplek terus kesasar alias lupa jalan pulang kerumah karena dia baru pindahan rumah, ya otomatis aku tanya siapa namanya dan anterin dia pulang deh” jelasku lagi.
“wih lagi hoki kamu tuh, pulang sekolah terus kenalan sama cewek cantik” sambung ramdhan.

Akupun menceritakan tentang si Beby kepada 2 temanku ini. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 06:45, dan kami pun segera bergegas berangkat ke sekolah dari tempat nongkrong yang jarak nya tidak terlalu jauh dari sekolah ku.

Bel masuk pun berbunyi, dan teman - teman sekelas ku semuanya masuk ke dalam kelas secara tertib. Aku pun seperti biasa duduk sebangku dengan Ramdhan dan Helmi duduk dibelakangku bersama dengan Budi teman sekelasku yang lain. Baru menduduki bangku selama 5 menit, datang lah guru matematika bersama seseorang gadis cantik yang sepertinya murid baru yang akan memperkenalkan dirinya.

“eh, tunggu dulu, kayanya wajah nya gak asing deh” bisik ku kepada Ramdhan.
“yee dia kan guru matematika kita, masa gak kenal sih haha” balas Ramdhan yang menjawab sambil SMSan.
“ehh liat dulu dong, itu yang disebelahnya” Ucapku.
“Wow cantik banget bray, kayaknya murid baru tuh” kata Ramdhan yang baru melihat kearah depan kelas.
“Anak – anak hari ini ada murid baru, ayo perkenalkan dirimu” Ucap ibu guru.
“perkenalkan namaku Beby Chaesara Anadila, panggil aku Beby,motto hidupku Selalu rajin belajar dan berlatih keras, Salam kenal yaa” katanya dengan senyum di bibirnya.
“iya Beby … !” teriak semua teman sekelasku.
“Ya sudah - sudah, Beby kamu bisa duduk di sebelah nya Nabilah” kata ibu guru.
“Iya bu terima kasih” balas Beby.

Tak disangka, ternyata Beby pindah kesekolahku dan sekelas denganku, rasa bahagia menghampiri hatiku, “asik, bisa lebih kenal lagi nih sama si Beby” ucapku dalam hati. Hari demi hari, akupun semakin dekat dengan Beby, karena takdir sudah mempertemukan kita untuk sekelas (cieee hahaha Very Happy).

***

Suatu hari, ada tugas kelompok dari sekolah dan anggota kelompok ku adalah Ramdhan, Helmi, Budi, Nabilah, dan yang paling penting di kelompok ku ada Beby. Kami pun mengerjakan tugas kelompok bersama – sama di rumah Ramdhan. Setelah tugas kelompok kami beres, Budi dan Nabilah pamit pulang duluan. Sebelum sisa dari anggota kelompok yang masih di rumah Ramdhan pulang ke rumah masing – masing ,kami ngobrol tentang banyak hal.

“oh iya, sekarang M.U main ya lawan Chelsea ?” kataku membuka topik pembicaraan baru.
“eh iya baru inget sekarang ada big match, pasti yang menang Chelsea dong haha” balas Helmi.
“oh tidak bisa ! pasti M.U yang menang” ucap Ramdhan.
“kalo Beby dukung tim yang mana ?” Tanya ku.
“kalau aku sih lebih suka Chelsea, jadi aku dukung Chelsea” jawab Beby.
“wah berarti kita musuh dong haha” balas Ramdhan.
“jelas dong haha, aku dan Helmi versus Arif dan Ramdhan” kata Beby.
“Oke deh, gimana kalau kita taruhan ? yang tim nya kalah harus jalan bebek 2 keliling lapangan futsal di sekolah” tantang ku pada Helmi dan Beby.
“Oke deal ..”jawab Helmi dan Beby.

Sangking asik nya ngobrol, tak terasa waktu sudah menuntut kami untuk pulang kerumah masing – masing, karena Bulan dan bintang sudah StandBy menerangi gelapnya langit malam. Aku pun mengantar pulang Beby dengan sepeda ku karena jalan pulang nya searah denganku.

“kita pamit pulang bu, Assalamuallaikum” Ucapku, Beby dan Helmi berbarengan pamit ke ibunya Ramdhan.
“iya hati – hati dijalan ya” balas Ramdhan dan ibunya.

Di persimpangan aku berpisah dengan Helmi, dan sekarang tinggal aku dan Beby bersepeda berdua. Diperjalanan aku pun ngobrol sedikit dengan Beby.

“Nanti kamu mau nonton bola emang ?” Tanya ku memulai pembicaraan.
“Aku ga nonton ah, mau baca novel dirumah, terus bobo deh” Jawab Beby.
“yah.. terus gimana sama taruhan nya beb ?” tanyaku lagi.
“Besok aja kamu kasih tau aku hasil akhirnya oke ?” balas Beby
“iya deh” jawab ku singkat.
“ih dingin banget malem ini” ucap Beby sambil tangan nya memeluk ku.
“ya udah pegangan aja kalau dingin” balasku kepada Beby sambil sedikit jadi salting.
“aduh perasaan ku jadi hangat dan menjadi penuh” Teriak ku didalam hati.

Sesampainya di depan rumah beby, beby mengucapkan terima kasih.

“Makasih ya rif udah nganterin aku sampe rumah” ucap Beby.
“iya beb, aku pulang dulu yah” balasku.
“eh ga mampir dulu kedalem ?” tanya Beby.
“gak ah beb makasih, mau langsung pulang aja, kan mau nonton bola” jawab ku sambil memutar sepedaku. “Pulang dulu beb” kataku lagi (padahal pengen banget beby Very Happy).
“iya hati – hati ya” balasnya.

Besok nya aku dan Ramdhan pun menagih janji pada Helmi dan Beby, karena hasil akhir pertandingan M.U Chelsea adalah 3 – 2 untuk kemenangan M.U.

“ayo sekarang kalian berdua jalan bebek 2 keliling lapang futsal” kataku.
“iya deh kita bakal sportif, hayu beb jalan bebek” balas helmi.
“huh, capeknya” Ucap Beby beres melakukan jalan bebek.
“nih beb minum dulu” kataku sambil menawarkan minum ke beby.
“makasih ya” jawab Beby sambil tersenyum.
“eh iya, pulang nya temenin aku dulu ya bisa ga ?” katanya lagi.
“temenin ? emang mau kemana beb ?” Tanya ku.
“temenin aku ke perpustakaan kota” jawabnya
“hayu siap, buat kamu apa sih yang engga ?” kata ku sedikit gombal.
“asik ! makasih ya rif” teriak beby.

***

Jam menunjukan pukul 12:00, bel pulang sekolah pun berbunyi. Saat semua teman ku meninggal kan kelas 1 per 1 Beby datang menghampiriku yang sedang merapihkan kelas dan menagih janji tadi kepadaku.
“ayoo rif, sekarang berangkat ke perpustakaan nya” teriak Beby.
“kamu duluan ke gerbang depan aja, nanti aku nyusul, aku mau piket dulu” balasku.
“iya deh aku nunggu kamu di depan, tapi cepet ya” kata Beby sambil tersenyum dan meninggalkan kelas.
“oke sip Beby” kataku.

Beres piket aku pun segera berlari ke parkiran sepeda dan mengambil sepeda, saat baru setengah jalan ke gerbang depan aku bertemu helmi dan ramdhan.

“rif hayu kita nongkrong dulu sebelum pulang !” kata Melmi.
“aduh sorry mi, sekarang ga bisa nongkrong nih, aku mau nganter Beby” balasku.
“ciee berdua terus, udah kaya yang pacaran aja nih” goda Ramdhan kepada ku.
“apaan sih, aku gak pacaran sama Beby tau, cuma mau nganter ke perpus doang” jawab ku.
“alah .. kita berdua juga tau, kamu suka kan sama si Beby ?” tanya Helmi.
“ehmm .. iya sih hehe” balasku.
“ya udah buruan tembak aja dia” kata Ramdhan dengan semangat.
“eh jangan ! mati dong kalo ditembak haha” ucapku sambil tertawa.
“ih maksudnya nyatain perasaan ente ke dia !” balas Ramdhan.
“iya iya aku juga ngerti kok dan, tapi belum ada waktu yang tepat buat nembak dia” kataku.
“yah payah, keburu keduluan orang lain, soalnya nya aku denger kabar, banyak yang suka sama si Beby di sekolah ini tuh” sambung Helmi menakuti ku.
“ehmm .. tapi kapan ya ? oh iya pas ulang tahun nya aja, kan 4 hari lagi bray” jawabku.
“iya bener, pas banget tuh kondisi nya” kata Ramdhan.
“ya udah nanti kita omongin lagi bray, si Beby udah nunggu tuh dari tadi, kasian” balasku sambil meninggalkan 2 temanku itu.

“kok lama banget sih rif” gumam Beby.
“iya aduh maaf, tadi di suruh dulu sama pak mardi” alasanku.

Beby pun naik ke bagian belakang sepeda ku dan aku pun segera mengayuh sepedaku ke perpustakaan kota. Sesampainya di perpustakaan kota, aku memarkirkan sepeda ku dan Beby langsung mengajak ku masuk kedalam. Didalam perpus, Beby sibuk memilih buku – buku yang akan dibacanya, sekitar 3 buku ia bawa ke meja baca, sedangkan aku hanya membawa 1 buku (emang ga terlalu suka baca sih Very Happy).

“kamu baca buku apa beb ?” tanyaku pada Beby.
“ini buku ensiklopedia Biologi, Kimia sama Fisika” jawab Beby.
“ih emang kamu ga bete baca yang kayak gituan ?” tanyaku lagi.
“engga lah kan pengetahuan, emang kamu baca buku apa ?” balas Beby.
“nih kalo aku bukunya seru, Sejarah perjuangan islam” ucapku.
“hah .. sejarah ? males ah bacanya panjang” kata Beby.
“berarti selera baca kita beda beb” balasku sambil mulai membaca buku.

Ketika jam menunjukan pukul 15:30 Beby pun mengajakku pulang.

“pulang yuk rif, udah sore nih” ucap Beby.
“emang udah beres bacanya beb ?” tanyaku.
“udah kok” kata Beby.
“ya udah atuh, ayo pulang” balasku.

Seperti biasa, di perjalanan pulang Beby naik di bagian belakang sepeda sambil tangan nya memelukku. ciee berdua terus, udah kaya yang pacaran aja nih, kata – kata ramdhan tadi selalu terbayang. “bener juga ya ... aku sayang banget sama Beby, tapi apa dia ngerasain hal yang sama juga ya ke aku ?” hati kecil ku selalu bertanya - tanya.

***

Hari yang ditunggu – tunggu pun tiba, hari apa itu ? ya hari ulang tahunnya Beby. Teman – teman sekelasku sudah siap dengan surprise yang bakal di kasih ke Beby, yaitu ulang tahun nya akan dirayakan di aula olahraga dan aku datang untuk menyatakan cinta ku padanya. Segala persiapan telah selesai, tinggal mengondisikan situasi di kelas dan aku pun bersembunyi di dekat lemari penyimpanan.

Saat bel pelajaran terakhir berbunyi, seketika mata Beby ditutup oleh teman – teman. Belum sempat dia bicara, ditarik tangannya dan dibawa ke aula olahraga. Gundah gulana dibiarkan berdiri begitu saja di sebelah tiang basket. Dia pun bertanya pada teman – teman “apa mau kalian ?”. teman – teman pun tidak menjawab dan membuat dia risau. Teman – teman sekelas yang semuanya berkumpul dan telah mempersiapkan surprise ini secara diam – diam hendak melepas penutup matanya, dan itu tanda nya untuk menarik crackernya. Di depan Beby pun sudah ada kue ulang tahun bersama lilin yang siap untuk ditiup.

“Happy birthday Beby, Happy birthday Beby ...” teriak teman sekelas.
“aduh makasih banget temen – temen, aku ga nyangka, kirain tadi mau diapain” ucapan terimakasih Beby pada teman – teman.
“Tiup lilinnya, Tiup lilinnya, Tiup lilinnya sekarang juga ...” teriak teman – teman lagi.

Sehabis Beby meniup lilin, Ramdhan pun memberikan satu amplop berisikan surat ungkapan cinta dari diriku untuk Beby.

“nih beby ada surat dari seseorang buat kamu” kata Ramdhan.
“dari siapa nih ? oh iya arif mana ?” tanya Beby.
“udah, baca dulu suratnya, entar dikasih tau” balas Ramdhan.

Beby pun membaca suratku yang berisikan :

***
Untuk Beby
Tak terasa sudah lama sejak kita pertama bertemu. Aku semakin mengenalmu dan semakin dekat denganmu ketika kita berada dalam satu ruangan kelas yang sama. Jujur saja, ternyata perasaan tidak bisa dibohongi dan rasa sayang ku kepadamu sudah terlalu meluap - luap.
Lewat surat ini aku mau mengungkapkan perasaan ku padamu bahwa aku sayang kepadamu dan aku mau menanyakan sesuatu “sudikah kamu menjadi pacarku ?”
Jika kamu menerima cintaku, masukanlah surat ini kembali ke amplop dan panggil namaku.
Tapi jika kamu menolak cintaku, robek surat ini dan kamu tak perlu memanggil namaku atau abaikan saja aku.

Arif
***

Beby pun terdiam sejenak sehabis membaca isi suratku, ia memasukan kembali suratnya kedalam amplop kemudian dia memanggil namaku. “Arif, Arif, Arif …”. Aku pun keluar dari tempat persembunyianku dan berjalan menuju Beby. Ketika kami hanya berjarak 2 meter, dia pun merobek amplopnnya didepanku. Aku pun diam terpaku sambil memasang wajah bingung dan kecewa. Tapi tiba – tiba ia berlari kearah ku dan kemudian memelukku sambil berkata “Aku juga sayang kamu rif”. Kemudian teman – teman pun bersorak “cieeee”.

Ternyata banyak perbedaan yang menghalangi seperti tim sepakbola favorit, selera baca buku dll, bisa dilampaui oleh Arif dan Beby sehingga menemukan satu persamaan yaitu saling memiliki rasa sayang meluap – luap.

*****

2 Re: cuma Fanfict =)) on Tue Apr 23, 2013 7:33 pm

Admin


Admin
Admin
Sugoii teruslah berkarya pengumuman Kis

http://jkt48base.forum6.info

3 Re: cuma Fanfict =)) on Tue Apr 23, 2013 10:03 pm

ariefdwiry


Trainee Fans
Trainee Fans
Admin wrote:Sugoii teruslah berkarya pengumuman Kis

thanks gan baiklah hihihi

4 Re: cuma Fanfict =)) on Thu Apr 25, 2013 4:56 pm

Admin


Admin
Admin
ariefdwiry wrote:
Admin wrote:Sugoii teruslah berkarya pengumuman Kis

thanks gan baiklah hihihi
Iya hihihi

http://jkt48base.forum6.info

5 Re: cuma Fanfict =)) Today at 5:28 pm

Sponsored content


Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik